Mengenal Francise / Waralaba

 WARALABA


BAB I

Pendahuluan


                Saat ini bisnis waralaba di indonesia semakin banyak dan berkembang, terutama bisnis waralaba kuliner yang saat ini semakin diminati. Berkembangnya usaha waralaba di Indonesia dikarenakan banyaknya calon pengusaha yang ingin membuat usaha sendiri. Pengusaha-pengusaha saat ini semakin banyak yang ingin membuka bisnis waralaba sendiri untuk memunculkan kreasinya dan tentunya juga menginginkan keuntungan. Waralaba merupakan salah satu bisnis yang cukup menguntungkan, baik waralaba skala kecil, waralaba skala menengah ataupun waralaba skala besar. Bisnis waralaba juga merupakan salah satu bisnis yang mempunyai kontribusi cukup besar dalam perkembangan perekonomian negara. Saat ini pertumbuhan usaha waralaba (franchise) di Indonesia diperkirakan semakin pesat di masa mendatang dan sanggup mencapai 10 % - 15% per tahun. Hingga saat ini terdapat setidaknya 1.000 lebih waralaba di Indonesia, dengan 40.000 Outlet dan mampu memperkerjakan sekitar 700.000 hingga 1.000.000 orang. Jenis usaha waralaba yang paling diminati adalah makanan dan minuman yang mengambil porsi 50% dari total franchise. (Karamoy, 2009) 


BAB II

Pembahasan

A. Pengertian 

            Waralaba bersal dari bahasa Franchise (Bahasa Perancis) atau Franchaising (Bahasa Inggris) adalah suatu hak untuk bisa menjual sebuah produk baik jasa maupun layanan.

                Secara umum waralaba bisa dia artikan sebagai hubungan kerja yang memiliki kontrak perjanjian anatara pemilik maupun penerima waralaba. Pemilik waralaba atau bisa disebut franchisee bertujuan untuk menjual suatu produk maupun jasa yang sesuai dengan ketetapan franchisor. Sedangkan penerima atau bisa disebut dengan franchisor bertujuan pengembangan suatu bisnis dari waralabanya.


Terdapat 2 jenis Waralaba berdasarkan asalnya:

  • Waralaba dalam negeri 
Yaa, sesuai dengan namanya waralaba dalam negeri, waralaba ini berasal negeri kita sendiri, mengapa bisa disebut sebagai waralaba dalam negeri ? itu di karenakan waralaba ini cocok untuk orang yang ingin untuk menjadi pengusaha tetapi belum mempunyai pengetahuan serta ide yang cukup.

Contohnya seperti : Geprek Bensu , Es Teler 77 dan masih banyak lagi.

  • Waralaba luar negeri 
adalah jenis waralaba ini sudah cukup terkenal di dunia karena waralaba ini sudah memiliki sistem yang lebih jelas serta wawasan yang luas.

Contohnya seperti: MCD, KFC. Starbucks dan masih banyak lagi


B. Keuntungan dan Kerugian 

               Tentunya jika ada usaha pasti ada kerugian dan ada pula keuntungan. Berikut adalah kerugian dan keuntungan memiliki Waralaba:

  • Kerugian 

  1. Mewajibkan untuk membayar Royalty Fee.
  2. Melakukan pengontrolan serta pengawasan dengan teratur.
  3. Menerapkan aturan main yang harus diikuti.
  4. Mewajibkan untuk membayar Franchise Fee
  • Keuntungan 
  1. Memiliki sistem yang telah terbukti sukses/ berhasil.
  2. Risiko kegagalan yang sangat kecil.
  3. Memiliki brand image yang sudah dikenal luas serta terbukti sukses.
  4. Proses untuk membuka usaha yang lebih cepat.

BAB III
Kesimpulan

                Waralaba &8ranchise( merupakan suatu bentuk bisnis kerjasamayang dilakukan $leh dua belah pihak
                Waralaba merupakan salah satu bentuk perikatan;atau perjanjian dimana kedua belah pihak harus memenuhi hak dankewajibannya masing%masing. Perjanjian waralaba adalah perjanjian yang tidak bertentangan dengan undang%undang, agama,ketertiban umum, dan kesusilaan. rtinya perjanjian itu menjadisebuah aturan bagi mereka yang membuatnya, dan mengikatkedua belah pihak. Perjanjian bisnis waralaba ini merupakan perjanjian baku timbal balik dimana masing%masing pihak  berkewajiban melakukan prestasi sehingga akan salingmenguntungkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mimpi

Konfigurasi VAP (Virtual Access Point) pada Mikrotik

Masa Laluku