Masa Laluku
Masa Laluku
Nama
ku Raza Aryantoro, aku biasa dipanggil Raja, sekarang aku sudah kuliah, umur ku
baru beranjak dewasa yaitu 20 tahun, aku terlahir di keluarga kecil dan
sederhana dimana aku memiliki 2 saudara
yaitu dimas dan tia, kedua saudara ku juga msaih sekolah yang ditengah masih
SMA dan yang paling bontot masih SMP.
Disini
aku akan menceritakan masa-masa sekolah ku pada saat SD, SMP, hingga sekarang.
Pada tahun 2003, itu awal aku masuk taman
kanak-kanak. Sebenernya, aku belum ingin masuk sekolah tetapi orang tua ku
ingin sekali memasukkan aku ke sekolah dengan alasan ingin mengenal lingungan
dan mengenal banyak teman. Dipikran sepintas ku pada saat itu sekolah itu
menyeramkan dan membosan kan, setelah ku jalani dan ku ikuti eh ternyata
mengasikkan. Awal masuk pertama
kali pada saat itu aku gugup sekali tidak ada yang ingin bicara dengan ku sama
sekali. Aku takut untuk memulainya, ku ingin menyapa, ku ingin memanggil pun
aku gk sanggup. Lalu ibu guru pun masuk. Dan pada saat itu juka kami disuruh
mengenalkan diri satu persatu. Aku bingung, aku gak tau apa yng ingin aku
bicarakan setelah di depan nanti.
Setelah
itu ibu guru memanggil ku “Lalu berikutnya kamu yng disana tolong maju”. Aku
pun kaget stelah mendengar itu. Aku pun maju dan mengenalkan diri aku “Nama ku
Raza Aryantoro , panggil aja Raja”. Cuma itu yang bisa aku bilang pada saat
itu. Sangking takutnya aku pun mengompol di kelas hingga semua teman-teman ku
menertawakan ku. Aku sangat malu. Dan disinilah aku mulai dikenal dengan semua
teman-teman ku.
Hari
kedua masuk sekolah pun tiba. Pagi hari aku dianter bersama kakek ku dengan
sepeda nya. Meskipun sudah tua kakeku tetap semangat untuk mengantar ku. Aku
duduk bersama teman ku Jojo, dia berbeda agama sama aku, tapi meskipun begitu
kita tetep berteman baik. Jojo salah satu orang yang paling pinter di kelas ku
pada saat itu, dia juga tampan , pendiem pula, dia selalu mendapat perhatian
semua orang tua murid dan para guru akan kepintarannya. Tapi dia itu gk sombong
dia sangat baik pada ku. Aku berfikir jika usatu saat nanti ku inin seperti
dia.
Satu
tahun pun berlalu perpisahan sekolah pada masa taman kanak-kanak tiba. Pada
saat itu aku sedih karena sudah memiliki banyak teman Jojo, Siti, dan masih
banyak lagi yang ku kenal. Kenapa sekolah itu berlangsung sangat cepat ya, itu
yang tepintas pada saat itu. Aku pun menangis di oangkuan ibuku. Dan ibuku
berkata “Udah gak papa kok sayang ku, nanti di luar sana kmu bisa mendapatkan
teman yang baru lagi kok” dengan senyuman, ahti ku pun terasa sejuk melihatnya.
Setalah
beberapa bulan kemudian aku pun di daftar kan ke sekolah dasar yaitu MI. Ya ku
pikir sekolah dasar itu sama dengan taman kanak-kanak ternyata gak sama sekali.
Di taman kanak-kanak dulu aku bisa main sepuasnya dengan teman-taman ku tapi di
sekolah dasar ini aku mulai berlajar pelajaran yang baru yang belum sama sekali
aku pelajari, dan setiap kali aku sekolah pasti ada tugas tambahan dari ibu
guru kami.
Seperti
biasa aku dihari pertam ku sekolah ku selalu memperkenalkan diri ku dulu “Nama
ku Raza biasa di panggil Raja” seperti itu terus yang bisa aku perkenalkan ke
teman-teman ku karena pada saat itu aku tidak tau siapa nama orang tua ku,
alamat rumahku, tempat tanggal lahir ku juga gk tau kapan dan dimana.
Di
sekolah dasar pada saat itu yang aku pelajari berbeda dengan sekolah dasar yang
lainnya. Di sekolah dasar ini kau memiliki berbagai macam mata pelajaran
tambahan yang baru aku kenal. Jadi aku kesuliatan untuk mempelajarinya. Tapi di
sekolah MI ini aku didik ke agamaannya dengan matang.Berbeda dengan
sekolah-sekolah lainnya. Yang paling aku ingat saat ini adalah pada saat aku
kelas 3, pada saat itu telah diadakan lomba 17 agustus, disitu aku melawan Aldi
yang terkenal dalam keahlian olahraganya. Aku pun kalah melwan dia.
Disini
pun aku pun jatuh cinta pada pandangan pertama. Dia bernama Aida. Aida ini
awalnya 1 jemputan sama aku hingga aku mulai bercakapan dengan nya.
Raja :”Hai Aida, Apa kabar?” tanya Raja dengan
gugup.
Aida :”Owh, hai juga Raja.” Jawab Aida dengan
santai.
Raja :”Hmm, kemarin ada pr apa aja? (Padahal aku
sudah tau)” tanya Raja.
Aida :”Owh itu mah PR MTK sama B.indo ja” jawab
Aida dengan polosnya.
Ku
selalu menayakan ke teman baiknya tentang dirinya mulai dari rumah nya, no
telponnya, dll.
Raja :”Hey, Feli” Tegur Raja.
Feli :”Iya Raja ada apa ya?” tanya Feli
Raja :”Gw mau curhat dong blh gk?”
Feli :”Owh boleh aja kok , Tentang apa ya?”
tanya Feli.
Raja :”jadi gini lu tau Aida kan teman baik lu?”
Jawab Raja
Feli :”iya tau emngnya ada apa?” Tanya lagi
Raja :”Jadi gini Fel, gw mau tau lebih dalam
tentang Aida blh gk dari apa yang dia suka dllnya?” tanya Raja.
Feli :”Hm blh kok, emng kenapa lu suka ya ?”.
Raja :”Iya hehehe”.
Lalu
aku
pun memberitahu perasaan tersebut kepada Aida hingga pada kelas 5 pun aku
pindah ke SD dekat rumah ku. Dan faktor pindah sekolah pun kami tidak
berhubungan lagi dan karena faktor mapel
yang banyak aku gk sanggup menghadapinya. Dan disitu juga aku menyukai
seseorang bernama Poppy. Dia gadis pintar di kelas ku tapi cinta ini pun
seperti cinta yang di permainkan putus nyambung ptus nyambung. Aku pun kesal
dan tidak memandang ia lagi.
Dan
beberapa bulan kemudian aku pun sudah SMP sudah tak terasa sungguh cepat aktu
yang berputar.
Di masa-masa SMP ini berbeda juga jadi disetiap
kelas memiliki urutan dan urutan itu memiliki keunggulan masing. Karena nem ku
27.00 aku pun mendapatkan kelas unggulan hingga bertmu teman atau tetangga ku
bernama umar, ku kenal ia pas sholat taraweh pas depan rumah ku ku lihat dia dan berfikir kyaknya aku pernah
melihat dia deh lalu aku pun menegur dia.
Raja :”Hai”.
Umar :”Owh hai juga”. Jawab umar
Raja :”Namamu siapa ?” Tanaya Raja
Umar :”Owh nama ku Muhammad Umar, biasa di panggil
Umar. Dan kamu siapa namanya?” Tanya lagi kepada Raja.
Raja :”Nama ku Raza Aryantoro biasa dipanggil
Raja , salam kenal Umar.” Jawab Raja
Umar :”iya salam kenal juga”
Perteman
kita pun bermula, hingga sudah 3 bulan sampai aku dduk di kelas 9 ku terus
bersamanya. Tapi entah mengapa pada saat ku duduk didekatnya terasa bosan.
Dan
hari ulang tahunku pun tiba, dan disitu pun aku terkejut mendapat kan hadaih di
kolong meja ku dan bertulis kan “Selamat ulang tahun ya, semoga panajng umur
sehat selalu dan di tambah rezekinya”, dan aku melihat kata-kata dibawah nya
tertulis dari teman yang selalu memerhatikan mu , ku pikir itu sahabatku Umar
eh ternyata bukan, ia adalah Nazel, aku pun kaget hah Nazel. Kayaknya dia gk
begitu menyukai ku deh tapi dalam kata-kata ini dia suka deh sama aku.
Kemudian
aku pun penasaran dan menayakan kepada dia apakah itu benar apa tidak.
Raja :”Zel apakah benar hadiah itu dari kamu?”.
Tanya Raja
Nazel :”Iya bener”. Jawab dengan malu-malu
Raja :”Owh maksasih ya” Kata Raja
Nazel :”Iya sama-sama” Jawab Nazel dengan
malu-malu.
Lalu
kisah kami pun bermula dari saling berkomunikasi, hingga kami nyaman sampai
kami mendapatkan 1 SMA yang sama. Gk bertahan lama sekitar 2 bulan kami pun
berpisah sungguh menyedih kan. Hingga ku memutuskan fokus belajar. Ternyata
kehidupan di TK, SD, hingga SMP hingga ku SMA berbeda sekali jauh berbeda. Dari
pendidikannya hingga pergaulannya ya dulu memang ku masih kanak-kanak tapi
sekarang ku sudah remaja.
Dan
pada usia 17 pun aku pun sudah meranjak dewasa. Dan kemudian aku pun buru-buru
membuat KTP supaya aku boleh jalan-jalan. Aku bersama kakekku embuta KTP di
Kecamatan terlebih dahulu untuk mencetak foto lalu setalh 3 bulan baru KTP nya
tersebuat akan di Cetak. Sungguh lama huuu. Aku pun menunggu selama itu hingga
menjalani tugas-tugas sekolah yang menumpuk.
Tiga
bulan pun sudah terasa berlalu. Hari itu pun tiba diman ku akan menyetak KTP
ku. dan rintangan pun di mulai diman ku disuruh mengantri untuk mengambilnya di
Mall lantai dasar pada awalnya aku kira jam 10 masih sepi tenyata sudah habis
nomer antriannya sungguh sedih rasanya.
Lalu
ku memutuskan untuk mengambilnya pada hari sabtu aja karen dihari itu aku
libur.
Setelah
mengambil KTP aku pun langsung membuat SIM langsung.
UN pun tiba saatnya, kali
ini aku berusaha sebisa mungkin untuk menghadapi UN tersebut, bagi ku UN
tersebut akhir dari masa-masa SMA ku.
Alhamdulilah gak sia sia
hasil perjuangan ku selama ini. Ku mendapat nilaihampir sempurna yaitu
35.60. dan stelah itu memiliki rencana
untuk liburan ke Bandung selama 2 minggu. Ku berfikir setalah liburan usai ku akan
ke mana ya, aku mengambil universitas mana
Dan aku pun memutuskan untuk
masuk ke Universitas ternama dengan hasil nilai nem ku itu.
Setelah 3 tahun lamanya
akhirnya ku menemukan cinta terkhir ku yang bernama Caca. Hingga sekarang ia
menjadi seorang istri ku dank mi pun memiliki seorang anak.
Ini lah hidup ku yang
kujalani hingga sekarang, ya memang hidup itu rumit tapi klo kita jalani maka
tak terasa akan terlewati.
Komentar
Posting Komentar