Pemilihan Band Wireless untuk AP dan Client pada MikroTik


Ini adalah daftar yang udah saya buat tentang pemilihan band wireless AP dan Client. Ada juga di bawahnya percobaan-percobaan yang telah saya lakukan untuk mendapatkan data di dalam daftar itu.



      ·        Band Access Point 2GHz-B dan Band Station 2GHz-B/G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B dan band Station 2GHz-B/G/N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B dan Band Station 2GHz-B

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B dan band Station 2GHz-B dapat TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-B dan Band Station 2GHz-B/G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B dan band Station 2GHz-B/G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B dan Band Station 2GHz-only-G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B dan band Station 2GHz-only-G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B dan Band Station 2GHz-only-N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B dan band Station 2GHz-N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B dan Band Station 2GHz-G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B dan band Station 2GHz-G/N TIDAK TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G dan Band Station 2GHz-B

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G dan band Station 2GHz-B dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G dan Band Station 2GHz-B/G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G dan band Station 2GHz-B/G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G dan Band Station 2GHz-only-G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G dan band Station 2GHz-only-G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G dan Band Station 2GHz-only-N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G dan band Station 2GHz-only-N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G dan Band Station 2GHz-G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G dan band Station 2GHz-G/N TIDAK TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G dan Band Station 2GHz-B/G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G dan band Station 2GHz-B/G/N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-G dan Band Station 2GHz-B

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-G dan band Station 2GHz-B TIDAK TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-G dan Band Station 2GHz-B/G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-G dan band Station 2GHz-B/G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-G dan Band Station 2GHz-only-G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-G dan band Station 2GHz-only-G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-G dan Band Station 2GHz-only-N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-G dan band Station 2GHz-only-N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-G dan Band Station 2GHz-G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-G dan band Station 2GHz-G/N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-G dan Band Station 2GHz-B/G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-G dan band Station 2GHz-B/G/N dapat TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-only-N dan Band Station 2GHz-B

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-N dan band Station 2GHz-B TIDAK TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-N dan Band Station 2GHz-B/G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-N dan band Station 2GHz-B/G TIDAK TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-only-N dan Band Station 2GHz-only-G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-N dan band Station 2GHz-only-G TIDAK TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-N dan Band Station 2GHz-only-N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-N dan band Station 2GHz-only-N dapat TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-only-N dan Band Station 2GHz-G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-N dan band Station 2GHz-G/N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-only-N dan Band Station 2GHz-B/G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-only-N dan band Station 2GHz-B/G/N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-G/N dan Band Station 2GHz-B

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-G/N dan band Station 2GHz-B TIDAK TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-G/N dan Band Station 2GHz-B/G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-G/N dan band Station 2GHz-B/G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-G/N dan Band Station 2GHz-only-G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-G/N dan band Station 2GHz-only-G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-G/N dan Band Station 2GHz-only-N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-G/N dan band Station 2GHz-only-N dapat TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-G/N dan Band Station 2GHz-G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-G/N dan band Station 2GHz-G/N dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-G/N dan Band Station 2GHz-B/G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-G/N dan band Station 2GHz-B/G/N dapat TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-B/G/N dan Band Station 2GHz-B

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G/N dan band Station 2GHz-B dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G/N dan Band Station 2GHz-B/G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G/N dan band Station 2GHz-B/G dapat TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-B/G/N dan Band Station 2GHz-only-G

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G/N dan band Station 2GHz-only-G dapat TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G/N dan Band Station 2GHz-only-N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.


Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G/N dan band Station 2GHz-only-N dapat TERHUBUNG

     ·        Band Access Point 2GHz-B/G/N dan Band Station 2GHz-G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Ketika melakukan ping maka mengalami kegagalan




Hal ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G/N dan band Station 2GHz-G/N TIDAK TERHUBUNG

      ·        Band Access Point 2GHz-B/G/N dan Band Station 2GHz-B/G/N

Band sisi wireless AP


Band sisi wireless Client


Status interface WLAN1 sisi AP


Status interface WLAN1 sisi client


Kemudian akan dilakukan ping dari sisi AP ke sisi client nya.


Lalu lakukan ping juga dari sisi sebaliknya, yaitu dari sisi client ke sisi AP.



Dapat terlihat bahwa ping nya berhasil, ini menunjukkan bahwa band AP 2GHz-B/G/N dan band Station 2GHz-B/G/N dapat TERHUBUNG

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mimpi

Konfigurasi VAP (Virtual Access Point) pada Mikrotik

Masa Laluku