Konfigurasi Wireless Point to Multi Point pada MikroTik


Assalamualaikum Wr.Wb

Kita lanjut lagi nih Tentang PTMP, kalian penasaran kan apa itu PTMP. PTMP Adalah konfigurasi wireless yang dapat digunkan oleh banyak client. Jadi konfigurasi ini biasanya digunakan untuk distri busi akses langsung ke arah client.
Untuk Peralatannya sama dengan konfigurasi PTP pada post sebelumnya, bedanya kalian hanya cukup menambahkan 1 Router Mikrotik, 1 Kabel UTP, dan 1 client yaitu Laptop.



Let’s Gooo


  Ø Konfigurasi Wireless Access Point Pada Router

1.     Pertama dan yang kedua yang kita lakukan adalah mengaktifkan WLAN1 nya dulu. Lalu jika sudah masuk ke Security Profile dan masukkan Password yang kalian inginkan.



2.     Lalu kita ke konfigurasi interface WLAN1 dan masuk ke wireless .disini sama seperti PTP cuma bedanya kita memilih Mode AP Bridge, nah kegunaannya hampir sama yaitu sebagai pemancar juga. Disini apa pemilihan Band nya saya memilih 2GHz-G/N. dan untuk SSID nya diberi nama "Kelompok 9_PTMP".


3.     Lalu kita masukkan IP Address nya.


4.     Kemudain kita ke static routing untuk network yang terhubung pada router AP.  Dan untuk nexthop atau gateway nya menggunakan IP Address dari interface WLAN1 yang terdapat pada router client



  Ø Mengoneksikan Router Access Point Ke Internet

1.     Yang pertama kalian konfigurasi DHCP Client nya dulu . pada Interface disini saya memilih ether 1 karena ether 1 ini terhubung langsung dengan internet. Jika sudah apply aja dan klik ok.


2.     Nah lalu kita konfigurasi DNS Servernya. Klik IP dan pilih DNS. Nah disini masukkan ip DNS Servernya dan Centang di Bagian Allow Remote Request agar si client tidak perlu mengkonfig ulang / manual DNS nya.


3.     Lalu kita Konfigurasi NAT, yang di peruntukan agar kita busa terhuung ke internetnya. Disini kalian pilih ip , firewall,dan pilih NAT. Dan tambhakan rule NAT yang baru. Pada tab General Chain kalian pilih aja srcnat. Lalu berlaih lagi ke tab actionnya , nah disii kalian pilih masquerade untuk meymarkan ip private yang dimiliki si client menjadi IP Public supaya terhubung ke internet.


4.     Kemudian beralih lagi ke route. Klik ip lalu pilih Routes. Lalu kalian tambahkan rule yang baru. Disini network yang barunya menggunkan default yaiu : 0.0.0.0/0 dengan gateway adalah ip address gateway jaringan LAN yang digunakan.



5.     Lalu kita ping ke google.com.



  Ø Konfigurasi Router Client 1

1.     Aktifkan WLAN 1 nya.


2.     Lalu kita buat Security Profilnya , pabila kalian ingin membutuhkan password . Mode, Authentication Type sama dan password yang akan digunakan dengan Wireless AP.


3.     Lalu kita beralih ke konfigurasi Interface WALN 1. Nah disini kita pilih scan unuk melihat AP yang ada di sekitar kita dan kita akan menghubungkan dengan AP tersebut. Disni saya akan menghubungkan ke “Kelompok 9_PTMP”. Jika sudah memilih klik Connect.


4.     Maka akan terlihat SSID sama dan juga Channel Width dan Frequency nya secara otomatis akan menyuasaikan dengan yang berada di AP nya.

Nah untuk mode nya kita menggunkan Station Bridge. Station Bridge ini digunakan sebagai penerima. Band nya saya pilih 2GHz-B/G/N saja.

Nah untuk Security Profilenya kita samakan dan kita arahkan ke security profile yang telah kita buat sebelumnya.


5.     Nah jika mana telihat huruf R maka itu Raza Aryantoro sang penulis, maksud saya Running  dan konfigurasi nya sudah berjalan.


6.     Lalu kita konfigurasi Ip Addressnya.


7.     Lalu konfigurasi routing meggunakan satik route supaya si client terbaca di jaringan dan dapat terhubung danegan network router yang lainnya.


8.     Lalu konfigurasi DNS server untuk router stationnya.kemudaian pada bagian servers masukkan ip dari server DNS nya. Dan Centang Allow remote Requests dan ok.


9.     Lalu konfigurasi NAT nya pada Firewall . disini sama dengan AP dibagian Chainnya kkta plih srcnat dan pada tab action  kalian pilih masquerade ya.



  Ø Konfigurasi Router Client 2

1.     Aktifkan WLAN 1 nya.


2.     Lalu kita buat Security Profilnya , pabila kalian ingin membutuhkan password . Mode, Authentication Type sama dan password yang akan digunakan dengan Wireless AP


3.     Lalu kita beralih ke konfigurasi Interface WALN 1. Nah disini kita pilih scan unuk melihat AP yang ada di sekitar kita dan kita akan menghubungkan dengan AP tersebut. Disni saya akan menghubungkan ke “Kelompok 9_PTMP”. Jika sudah memilih klik Connect.


4.     Maka akan terlihat SSID sama dan juga Channel Width dan Frequency nya secara otomatis akan menyuasaikan dengan yang berada di AP nya.

Nah untuk mode nya kita menggunkan Station Bridge. Station Bridge ini digunakan sebagai penerima. Band nya saya pilih 2GHz-B/G/N saja.

Nah untuk Security Profilenya kita samakan dan kita arahkan ke security profile yang telah kita buat sebelumnya.


5.     Nah jika mana telihat huruf R maka itu Raza Aryantoro sang penulis, maksud saya Running  dan konfigurasi nya sudah berjalan.


6.     Lalu kita konfigurasi Ip Addressnya.


7.     Lalu konfigurasi routing meggunakan satik route supaya si client terbaca di jaringan dan dapat terhubung danegan network router yang lainnya.


8.     Lalu konfigurasi DNS server untuk router stationnya.kemudaian pada bagian servers masukkan ip dari server DNS nya. Dan Centang Allow remote Requests dan ok.


9.     Lalu konfigurasi NAT nya pada Firewall . disini sama dengan AP dibagian Chainnya kita plih srcnat dan pada tab action  kalian pilih masquerade ya.




  Ø Test Ping Dari Router AP






  Ø Test Ping dari Router Client 1







  Ø Test Ping dari Router Client 2






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mimpi

Konfigurasi VAP (Virtual Access Point) pada Mikrotik

Masa Laluku